Kamis, 24 Januari 2013

kata2 ngenes by @LongDistance_R


Udah lama yaa!!!


Udah lama ya, gak dapet sms yang isinya bikin aku senyum-senyum penuh harapan dari kamu.
Udah lama ya gak dapet sms yang isinya bikin aku tenang dan percaya kalau kamu di sana baik-baik aja.
Udah lama ya kita gak pernah telponan terus ketawa bareng, berantem cuma gara-gara sinyal.
Udah lama ya kamu sms "aku udah di depan rumah kamu, kamu ke depan dong", dan aku tetep nunggu itu bakal ada lagi.
Udah lama yaa aku aku dapet sms "jangan lupa makan, shalat. gimana hari ini, ada cerita apa aja?" dari kamu.
Udah lama yaa aku gak terima telpon dan denger suara "hallo sayang, lagi apa? kamu masih tetep nunggu aku kan" dari kamu.
Udah lama ya kita enggak berantem cuma karena masalah kangen, ya itu masalah yang bikin kita dewasa menyikapi masalah.
Udah lama ya kamu enggak sms kayak begini "sayang, coba kamu dengerin lagunya 'ini', ah liriknya kita banget" dari kamu.
Udah lama yaa malem-malem gini gak ada telpon dari kamu, yang dulu biasanya "good nite sayang, cape ya hari ini, sweet dream, semoga ketemu dimimpi indah kamu".
Udah lama ya kita gak begini "hallo sayang, eh kamu lagi apa?" tut tut tut, sinyal gak ada di kota kamu, dan kita berantem.
Udah lama juga ya kamu enggak bikin surprise, kejutan yang bikin itu enggak akan terlupakan, tiba-tiba udah di kota aku, dan itu bikin aku yakin sama kamu.
Udah lama ya kita gak jalan bareng, abis itu diajak makan bareng sama kamu, udah lama ya. kerasa gak sih lamanya?
Udah lama ya aku gak deg-degan saat mau ketemu kamu, kalau mau ketemuan, pasti aja deg-degan itu masih tetep ada. aneh, mungkin itu bonus dari penantian kali yaa. 


yeaa jujur saja kalau lagi sendirian di kamar, udah jelas banget ada benda yang bikin inget kamu, masa mau aku buang, jelas ga akan ini empuk banget dan aku suka, hehe buat bantal di tiap tidurku.. terus benda2 bersejarah lainnya yang kamu kasih, aku juga suka, dan ga akan aku buang, kenangan indah bersamamu memang benar2 terukir di benakku, kamu itu wow, thanks udah bahagiain aku walo hubungan kita hanya setahunpun ga ada, betul sekali apa kata orang kalo cinta pertama memang punya kesan terindah, eh aku gatau arti dari cinta prtama itu yang jelas kamu pacar pertamaku yang romantis, kenapa ya aku tuh ninggalin kamu? hiks deh
tapi maafin aku ya, aku udah nglukain hatimu, aku emang cewek jahat, maafin aku, aku tak bisa memaafkan diriku sendiri bila kau belum memaafkan diriku, aku serba salah *dengerin lagunya serba salah by lala karmela*
sayang, maafin kelakuanku.. aku bingung dengan hatiku ini, beneran deh, di sini udah ada yang mencintaiku, apapun yang aku inginkan dia berusaha menurutinya, di sana ada yang mencintaiku setulus hati sampai ketulusannya bisa aku rasakan, aku serba salah kalo kaya gini, sebenernya siapa yang pantas aku cintai?
dia nan jauh di sana yang udah terbukti ketulusan.kesetiaan,pengorbanan, keikhlasan hatinya untuk mencintaiku ataukah yang di sini yang telah terbukti keseriusannya dalam memilihku sebagai orang yang dicintainya, Ya Allah ini cobaan untukku, terimakasih Engkau telah memberiku cobaan batin yang sedemikian rupa, tapi Tolonglah hamba-Mu ini, berikanlah petunjuk-Mu agar ku temukan solusinya :')
dan bicara soal kebahagiaan, aku bahagia sekali bila bersama orang yang nan jauh disana, bahagiaku itu alamiah, dan aku juga bahagia bila bersama pacarku sekarang, tetapi kebahagiaanku belum sepenuhnya ku rasakan kendati perasaan bersalahku pada kekasih pertamaku belumlah usai, Ya Allah ampunilah dosa2ku :'(
apakah aku ini berkhianat? tidakkah dulu di awal sudah aku bilang, janganlah teman2 mencintaiku secara berlebihan, karna aku belum siap jika diberikan cinta yang haqiqi, ini adalah perjalanan cintaku, sepertinya aku belum menemui akhir ceritaku, aku berharap akan ada solusi dalam kasusku ini  dan akan ku temukan cinta terkahirku yang bikin aku bahagia dan semua orang tersenyum bahagia bila melihat kami berdua bahagia menjalin hubungan atas restu Allah & kedua orangtua kami *semoga Allah SWT membantuku dalam pencarian&perjalanan cintaku ini* AAMIIN :)
akankah yang pertama atau pacarku yang sekarang ataukah akan disiapkan yang lain untuk bersanding denganku kelak, ini semua rahasia,kita sebagai manusia hanya bisa menjalankan&berusaha, kemudian bertawakal, akan ada yang terbaik untuk kita, itu pasti, Allah SWT begitu adil kepada umatnya, Subhanallah :)
Happy Journey for our Love 
by: Ica
BalasHapus


Perkara dikhianati dan memaafkan



Yang namanya dikhianatin itu enggak ada enaknya, apa lagi saat orang yang kita sayang sedang berada jauh di sana, kita enggak tau apa yang dia lakuin di sana, hanya bermodal kepercayaan dan keyakinan yang intinya kita percaya dan yakin kalau dia di sana enggak bakal selingkuh. Ada beberapa perasaan yang bakal kita lakuin kalau kita sampai dikhianati, dan ini ada beberapa contoh kasus yang sering kita alami sendiri dan kita lihat di sekitar kita.

Apa yang kita lakukan saat kita dikhianati? | Pertama, ya harus menguatkan diri dulu dari apa yang telah terjadi, terutama kekecewaan. Kita yang dulu mencintai dia dan sekarang yang didapatkan adalah luka, luka, hanya luka yang memebekas. Sakit.

Apa enak, saat kita dikecewain? | enggak enak lah, gak ada enaknya. Saat kita dikecewakan dengan seseorang, kita gak perlu melampiaskan rasa sakit hati kita dengan seseorang yang tentunya orang itu tidak tahu ‘kenapa kita’, yang perlu kita lakukan bagaimana menguatkan diri dari rasa sakit sendirian.

Kalau kita sudah kuat hati dari adanya kekecewaan, baru kita bisa mendengar penjelasan dia kenapa dia bisa berkhianat. Kalau dia sudah jelasin, secara detail dengan tulus hati kenapa dia bisa berkhianat. lalu kembali ke kitanya lagi, Sanggup tidak menerima orang yang sudah mengkhianati cinta kita, dan kalau masih trauma mending jangan, ini bukan menerima hati yang pernah melukain, ini masalah trauma.

Kalau kita sudah dikhianati lalu kita tetap percaya, percaya kalau dia tidak akan mengulangi kesalahan dan tidak mengkhianati kita lagi. Percaya aja enggak cukup, karena yang namanya trauma itu akan tetap ada dan selalu ada,  Trauma itu tentang daya ingat; perpaduan antara hati dan fikirian, yang didalamnya terdapat masa lalu yang kelam dan itu tidak bisa dilupakan oleh kita. Memangnya bisa melupakan orang yang pernah melukaimu, saat orang itu sedang kita sayang?

***

Kenapa orang yang sudah dikhianati lebih ingin memilih dalam kondisi ‘ biarin aku sendiri dulu’? karena mereka ingin menguatkan hati dalam waktu yang tidak sebentar, mungkin beberapa hari. Menguatkan hati itu butuh waktu, Hati itu bukan barang mainan yang bisa mudah saja menerima dan merusaknya dalam artian memaafkan lalu menerima(kembali). Perkara memaafkan memang mudah, tapi emang bisa melupakan apa yang telah terjadi sebelum memaafkan, termasuk pengkhianatan?

Karena melupakan apa yang telah menyakiti hati kita tidaklah mudah saat kita memaafkan orang yang telah menyakiti kita. Ada beberapa orang yang kecewa dengan sendirinya karena terlalu berharap dengan bualan hatinya sendiri terhadap cintanya. Memaafkan itu memang indah, akan lebih indah lagi jika kita tidak ada kata saling memaafkan karena hal yang menyakitkan. Seindah-indahnya memaafkan, apa masih ada kata indah saat kita selalu teringat dgn luka setelah kita memaafkan? tidak.

Memaafkan bukan berarti melupakan hal yang pernah menyakiti. Bukan perkara kata 'ikhlas' saat memaafkan, untuk apa ada janji setelah itu ada pengkhianatan. Kalau tidak usah berjanji lalu dari mana datangnya keyakinan dan kepercayaan terhadap dia, saat kita menerima cintanya?

Dia yang berjanji lalu kamu yang percaya, dia mengkhianati lalu kamu masih tetap percaya? memaafkan? sedikit bodoh.
Lalu dia mati-matian membuatmu percaya lagi, saat dia sudah mendapatkanya, dia asik memainkannya kembali. Ternyata dia yang paling bodoh.

Pada akhirnya karena kebodohan awal dari bualan-bualan cinta, terlalu berharap dengan yang tidak-tidak, yang seharusnya itu memang tidak terjadi, karena terlalu berharap dan harapan itu jauh dari kenyataan, kecewalah kita.

Cinta itu seharusnya rasional. jangan membuat dia kecewa, karena untuk apa berjanji kalau pada akhirnya menyakitinya.


aku tak pernah berjanji pada siapapun, aku dari awal sudah bilang jangan pernah berharap dan mencintaiku terlalu besar, karna hati mudah goyah, cinta ini belum stabil, belum konsisten, cinta sejatiku masih dipegang Allah, aku hanya mencari yang cocok, bukankah itu hak setiap insan? apakah aku salah? kenapa aku selalu disalahkan? kenapa? sakit jika dibilang berkhianat, kalo kamu mau silahkan datang dan bilang ke orangtuaku, jika mereka mengizinkan dan merestui, maka aku pun bersedia menjadi milikmu, menjadi tulang rusukmu, karna cinta sejati ialah cinta yang suci :')
maafkan aku jika melukaimu :"
BalasHapus